Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PTMA Hadapi Tantangan Naiknya Pangsa Mahasiswa Nasional, UMS Diminta Jadi Pelopor Perubahan
Advertisement . Scroll to see content

Gandeng PT Pos Indonesia, Muhammadiyah Ingin Mandirikan Panti Asuhan

Sabtu, 13 Januari 2024 | 09:49 WIB
  • author Erfan Erlin
Gandeng PT Pos Indonesia, Muhammadiyah Ingin Mandirikan Panti Asuhan
Penandatanganan kerjasama antara Pengurus Pusat Muhammadiyah dengan PT Pos Indonesia (Foto: MPI/erfan Erlin)

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis kedua belah pihak dalam pemberdayaan ekonomi umat. Muhammadiyah sebagai ormas terbesar di Indonesia memiliki banyak channeling dalam bentuk lembaga pendidikan, rumah sakit.

“Kami menyambut baik kerja sama ini, mengingat posisi Muhammadiyah yang mengelola banyak sektor penting dari sisi pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan,” kata Tonggo.

Menurut dia, Muhammadiyah memiliki lembaga pendidikan dengan jumlah 5.354 sekolah, 172 universitas, dan 440 pondok pesantren. Muhammadiyah juga memiliki 122 rumah sakit, apotek, dan 231 klinik. Juga memiliki panti asuhan, Balai Kesejahteraan Sosial. Secara ekonomi, Muhammadiyah didukung oleh Baitut Tamwil Muhammadiyah dan koperasi.

Dengan adanya perjanjian Induk ini, maka semua organisasi di bawah naungan PP Muhammadiyah dapat membuka dan menjadi pengelola Agen Pos layanan jasa kurir. Nantinya, kerja sama ini bisa ditindaklanjuti oleh Kantor Cabang Utama (KCU) dan Kantor Cabang (KC) PT Pos Indonesia (Persero) dengan cabang atau channeling yang dimiliki PP Muhammadiyah.

Editor: Wisnu Aji

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut