Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut di Kulonprogo, Pembonceng Motor Tewas Tertabrak Mobil Misterius
Advertisement . Scroll to see content

Polres Kulonprogo Sulap 9,6 Hektare Lahan Kritis Jadi Produktif

Senin, 10 Juni 2024 | 22:40 WIB
  • author kuntadi
Polres Kulonprogo Sulap 9,6 Hektare Lahan Kritis Jadi Produktif
Polres Kulonprogo berhasil mencetak lahan pertanian baru di wilayah Banaran, Galur, Kulonprogo. (foto: istimewa)

KULONPROGO,iNewssleman.id - Polres Kulonprogo berhasil membuka lahan pertanian baru di wilayah Sidorejo, Banaran, Galur, Kulonprogo. Lahan yang lama mangkrak dan tidak dimanfaatkan kini akan dijadikan lahan produktif untuk pertanian. 

Dalam tahap awal ini, sudah berhasil mmebuka 9,6 hektar lahan menjadi areal persawahan. Selanjutnya akan diperluas 3,7 hektare di sisi selatan.

“Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, kami bekerja sama dengan Pemkab Kulonprogo mnegolah lahan kritis menjadi lahan produktif. Saat ini sudah berhasil dibuka 9,6 hektare dan akan diperluas lagi 3,7 hektare,” kata  Kapolres Kulonprogo AKBP Nunuk Setiyowati, usai penanaman pohon dalam pembukaan lahan baru, Senin (10/6/2024). 

Lahan tersebut merupakan tanah kas desa yang sudah 15 tahun tidak dimanfaatkan karena masalah irigasi. Selain itu juga ada vegetasi liar dan tingkat keasaman tanah yang cukup tinggi. 

Kondisi ini disikapi polisi dengan melakukan pembersihan dan pengolahan lahan dan penambahan unsur hara agar keasaman tanah kembali normal. Dibantu Dinas Pertanian DIY, juga diberikan banuan benih padi Ciherang. 

“Dengan sinergitas bersama Ppemkab Kulonprogo dan Pemda DIY, lahan yang awalnya kritis bisa diolah menjadi lahan  pertanian produktif untuk mendukung ketahanan pangan,” katanya.

Editor: Wisnu Aji

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut