Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KAI Daop 6 Kenalkan Fitur Flexy Poin di Aplikasi Access by KAI, Ini Manfaatnya
Advertisement . Scroll to see content

Sakit Hati Diduga Jadi Motif Aksi Pembakaran Gerbong KA di Stasiun Tugu Yogyakarta

Kamis, 13 Maret 2025 | 20:56 WIB
  • author Erfan Erlin
Sakit Hati Diduga Jadi Motif Aksi Pembakaran Gerbong KA di Stasiun Tugu Yogyakarta
Polisi menangkap pelaku pembakaran tiga gerbong kereta api di Stasiun Tugu, Yoggyakarta, Kamis (13/3/2025). (Foto: iNews)

YOGYAKARTA, iNewsSleman.id – Pelaku pembakaran tiga gerbong kereta api (KA) eksekutif di Stasiun Tugu, Kota Yogyakarta ditangkap polisi. Pelaku berinisial M (17) warga Jakarta dan memiliki disabilitas sensorik. 

Pelaku diringkus di kawasan Malioboro tidak lama setelah kejadian kebakaran. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi perbuatan pelaku," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi, Kamis (13/3/2025).

Dari hasil pemeriksaan, M membakar gerbong dengan menggunakan korek api. Pelaku membakar kertas kardus dan merembet ke kursi. Ia masuk melalui pintu samping, lalu menyalakan api pada selembar kertas. Api kemudian menyambar kursi di dalam gerbong hingga menyebabkan kebakaran besar.  

"Akibat aksi tersebut, tiga gerbong terbakar, terdiri dari dua gerbong kelas eksekutif dan satu gerbong premium," katanya. 

Polisi mengungkap bahwa pelaku memiliki disabilitas sensorik, yakni tidak bisa berbicara. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa motif pelaku adalah sakit hati terhadap PT KAI.  

"Pelaku merasa sakit hati karena selama 2023 hingga 2024, ia sudah sembilan kali diturunkan oleh petugas KAI karena naik kereta tanpa tiket," ujarnya. 

Editor: AW Wibowo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut