Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Modantara Sebut Wacana Pemaksaan Komisi Ojol 10 Persen Bisa Ancam Ekonomi Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Tak Ikut Demo, Koalosi Ojol Nasional: Stop Politisasi Ojek Online

Selasa, 20 Mei 2025 | 13:09 WIB
  • author Kuntadi
Tak Ikut Demo, Koalosi Ojol Nasional: Stop Politisasi Ojek Online
Aksi driver ojol. (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNewssleman.id - Koalisi Ojol Nasional (KON) tidak ikut terlibat dalam aksi demo yang dilaksanakan para driver ojek online (ojol), Selasa (20/5/2025). KON menolak adanya gerakan politisasi ojol yang dijadikan alat permainan elit politik. 

“Kami putuskan tidak ikut demo 20 Mei karena kami tidak ingin suara driver disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mau menyelundupkan agenda di luar kepentingan ojol. Perjuangan kami murni untuk kesejahteraan ojol dan harus tetap fokus pada solusi kongkret, bukan panggung politik,” kata Ketia Presdidium KON, Andi Kristianto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/5/2025).   

Menurutnya, KON terdiri atas 295 komunitas mitra pengemudi ojol yang tersebar di seluruh Indonesia. KON melihat banyak pihak yang mendompleng isu-isu driver ojol untuk kepentingan politik dan bisnis terselubung.  

“Yang bilang ada 500.000 ojol demo itu bohong. Mayoritas dirver di seluruh Indonesia masih akan onbid. Mereka lebih memilih kasih makan anak istrinya dari pada ikutan demo yang isinya tunggangan politik begini,” ujarnya. 

KON tetap akan berjuang untuk kesejahteraan driver ojol. Pengemudi harus sadar hubungan kerja dengan aplikator bersifat kemitraan, bukan hubungan kerja sebagai buruh. Namun harus ada regulasi yang jelas untuk memperkuat posisi driver agar tidak terus-menerus berada dalam ketidakpastian.

“Kami tidak menuntut status jadi buruh atau karyawan. Kami butuh aturan yang memastikan kemitraan ini adil dan menguntungkan untuk semua pihak dan melindungi kami,” ujarnya. 

KON menilai permasalahan yang dihadapi driver Ojol harus diselesaikan dengan dialog terbuka dan penyusunan regulasi yang jelas. KON berharap pemerintah, perusahaan aplikasi, dan masyarakat sipil untuk berembug dengan  melibatkan komunitas pengemudi ojol secara langsung dalam proses penyusunan regulasi kemitraan digital yang adil, fair dan sesuai dengan cara kerja ojol saat ini.  
 

Editor: Wisnu Aji

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut