Stakeholder WMK UMS Gelar Monev Internal Jelang Puncak Kegiatan

"Justru mari menggali bersama kekurangan kita apa, tantangan yang dihadapi apa, kendala yang dialami itu apa. Kalau bisa kita bersama-sama mencari peluang perbaikan," katanya.
Selanjutnya, pada Monev internal tersebut Kelompok WMK 36 mempresentasikan produknya yang bernama “Sugarglu”, Baked yang berupa brownies baked. Produk itu disampaikan oleh Jenar Cahya Bhaskara dan Alicya Dhieta Puri Pramesthi.
Bhaskara menyampaikan, produk brownies dipilih karena pasarnya adalah anak muda atau Gen Z yang mana anak muda lebih menyukai makanan manis. Produknya juga dikemas dalam bentuk paper cup.
"Produk kami memiliki beberapa varian rasa yaitu almond, keju, chocochips, rainbow chips, dan sprinkle yang masing-masing harganya itu Rp 4000," tambah Alicya.
Mereka juga menyediakan paket hemat berisi 5 buah dengan harga Rp18.000. Sedangkan untuk mix dengan isi 6 diberikan harga sebesar Rp20.000.
Menurut Alicya, brownies ini juga praktis karena ukurannya yang tidak terlalu besar sehingga bisa dibawa ke mana-mana. Brownies yang mereka presentasikan juga diberikan kepada tim pengelola dan pelaksana WMK untuk mencicipi produk brownies tersebut.
Pada Monev tersebut, dilakukan juga pelaporan kemajuan dari pengelola dan pelaksana WMK yang selanjutnya dilakukan monitoring oleh pemonev yaitu Dr. Eng. Yusuf Sulistyo Nugroho, S.T., M.Eng dan Munajat Tri Nugroho, S.T., M.T., Ph.D selaku Ketua MBKM UMS.
Suranto selaku Ketua Pelaksana WMK UMS melaporkan juga, dia melihat bahwa mahasiswa yang di UMS semangatnya menurun, berbeda dengan mahasiswa perguruan tinggi lainnya memiliki semangat dan inovasi yang bagus.
Editor : AW Wibowo