Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Komisi III DPRD Kulonprogo Dorong Program Padat Karya Segera Direalisasikan
Advertisement . Scroll to see content

Ancaman PHK Bayangi Pekerja, Kadin DIY Bentuk Komite Ketangguhan Ekonomi Jogja

Kamis, 15 Mei 2025 | 09:41 WIB
  • author Kuntadi
Ancaman PHK Bayangi Pekerja, Kadin DIY Bentuk Komite Ketangguhan Ekonomi Jogja
Tim Ketangguhan Ekonomi DIY memberikan keterangan terkait kondisi ekonomi yang dihadapi pelaku usaha yang ada di Jogja, Rabu (14/5/2025). (foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNewssleman.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) DIY membentuk Komite Ketangguhan Ekonomi Jogja. Tim ini diharapkan bisa ikut menyelesaikan berbagai polemik ekonomi yang dihadapai pelaku usaha yang ada di DIY. 

Ketua Komite Ketangguhan Ekonomi Jogja, Timotius Apriyanto mengatakan, tim dibentuk untuk merespons kondisi ekonomi yang tidak pasti. Dampak ekonomi yang lesu mengakibatkan banyak karyawan menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). 

“Tim ini dibentuk karena keprihatinan ekonomi di DIY,” kata dia, Rabu (14/5/2025). 

Menurut dia, International Monetary Fund (IMF) telah mengoreksi pertumbuhan ekonomi global 2025 dari 3,3 persen menjadi 2,8 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 sebesar 4,87 persen secara tahunan (YoY) lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu sebesar 5,11 persen.

Sedangkan di DIY, dari data BPS DIY pada bulan Maret masih tumbuh 5,11 persen atau turun 2,8 dibanding Februari. Kondisi ini telah berdampak terhadap banyaknya PHK. 

Tahun 2024, ada 1.779 orang kena PHK, tahun ini bisa lebih banyak. Saat ini di hotel dan restoran sudah lebih dari 500 orang kena pengurangan jam kerja. Selain itu juga terdampak pada sektor pertekstilan.

“Kondisi ini tidak baik. Hanya 30 persen perusahaan di DIY yang dalam kondisi baik,”ujar Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) DIY itu.

Editor: Wisnu Aji

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut