Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : DPRD Desak Pemda DIY Gelorakan Sinau Pancasila, Sejarah Perjuangan Rakyat Perlu Diangkat
Advertisement . Scroll to see content

Komisi A DPRD DIY Napak Tilas Perjalanan Bung Karno di Masjid Gunung Jati Cirebon

Kamis, 20 Februari 2025 | 20:49 WIB
  • author Kuntadi
Komisi A DPRD DIY Napak Tilas Perjalanan Bung Karno di Masjid Gunung Jati Cirebon
Anggota Komisi A DPRD DIY mengunjungi Masjid Gunung Jati di Cirebon. (foto: kuntadi)


Eko mengaku menemukan adnaya relasi Bung Karno dengan Islam dan budaya cukup besar. Bung Karno pernah diskusi dengan pemimpin Soviet, kunjungan ke makam Imam Bukhari di sana. Sedangkan di Yogyakarta ada Masjid Syuhada. 

“Pemberian nama masjid ini menjadi nilai penghormatan dan perkokoh bagaimana Islam berdampingan dengan yang lain. Pemda DIY perlu mengembangkan museum, untuk sampaikan pendidikan kepada penerus bangsa, Bung Karno memiliki catatan sejarah besar bagi budaya dan sejarah," kata Eko Suwanto.

Ahli budaya Cirebon, Jajat mengatakan, Presiden Sukarno di Cirebon pernah berdialog dengan masyarakat. Pada tahun 1960 memberikan nama masjid Sunan Gunung Jati sebagai penghormatan dari hadirnya masjid yang tanahnya disumbangkan oleh Hj Siti Garmini Sarojo.

“Orang Cirebon sudah memiliki toleransi sejak lama,” kata dia.  

Wakil Ketua DPRD DIY Umarudin Masdar menyatakan, ada pesan sejarah dari Bung Karno dengan belajar sejarah dari masjid ini. Dengan nasionalisme, Bung Karno menyatukan agama dan kebudayaan. 

“Pak Karno selalu memakai pakaian adat Cirebon kalau ke masjid ini. Islam bergabung dengan budaya, ditelusuri wawasan kebudayaan Indonesia digabungkan,” ujarnya. 

Editor: Wisnu Aji

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut