Nilai-nilai keistimewaan seperti Hamemayu Hayuning Bawana menjadi dasar dalam membangun ekonomi berbasis kearifan lokal. Dalam konteks pengembangan industri kreatif, Pemda DIY juga berkomitmen meningkatkan produktivitas dan kualitas pelaku usaha lokal.
Dalam rangkaian kegiatan juga diberikan penghargaan kepada tiga OPD terbaik dalam melaksanakan P3DN, yakni Badan Perpustakaan Daerah DIY, Dinas Komunikasi dan Informatika dan Badan Perhubungan DIY.
Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tri Saktiyana mengajak masyarakat mulai menggunakan produk-produk lokal dalam kegiatan sehari-hari maupun keperluan penunjang lainnya. DIY memiliki pabrik alat kesehatan Mega Andalan Kalasan yang memproduksi bed rumah sakit.
“Tetapi yang nglarisi produknya malah Jepang. karena Rumah Sakit di Jogja justru tidak menggunakannya,“ ujar Saktiyana.
Pemda DIY mematok batasan dalam perencanaan anggaran agar 75 persen dipakai untuk belanja produk dalam negeri. Kebijakan ini sudah berjalan dan 80 persen sudah membelanjakan produk lokal.
“Ini harus didorong agar pencapaian produk dalam negeri kita dapat meningkat lebih baik,” ujarnya.
Editor : Wisnu Aji
Artikel Terkait